Chapter 8: Sound Recording
Pada chapter 8 dibahas tentang teknologi awal salah satunya penemuan fonograf oleh Thomas Edison. Dari penemuan mesin tersebut terjadi perkembangan teknologi pada bidang sound recording. Pada 1887-1890 mulai banyak pesaing-pesaing yang muncul dalam dunia sound recording. Emile Berliner dan Jesse Lippincott adalah beberapa diantaranya.
Pada bagian ini membahas tentang dua dekade yang mencakup pergantian abad ke-20 sebagai masa persaingan bisnis yang intens di dunia sound recording yang dilakoni oleh dua perusahaan besar yaitu Columbia Phonograph dan Edison’s North American Phonograph Company. Di kemudian hari muncul perusahaan baru bernama Victor Talking Machine yang sukses menguasai pasar berkat pemasaran yang agresif. Pada 1919 industri rekaman memasuki masa booming pada ledakan itu berlanjut sampai setelah perang dunia pertama. Namun masa-masa tersebut tidak berlangsung lama. Nah kalau dampak radio pada industri rekaman
Pada bagian ini dibahas tentang radio yang mendapatkan popularitas yang mempengaruhi industri rekaman pada 1920-an. Pada masa itu (1920-an) banyak hal terjadi pada perkembangan industri rekaman, dimana pada saat itu industri rekaman mengalami penurunan pendapatan karena popularitas radio. Selain itu kualitas rekaman suara meningkat pesat karena perusahaan rekaman secara diam-diam melakukan rekaman elektronik yang menggunakan teknologi yang dipinjam dari saingan mereka yaitu radio.
Dan pada bagian ini, depression pada 1930-an menghasilkan pukulan ekonomi yang parah pada rekaman suara. Perusahaan manufaktur rekaman Thomas Edison gulung tikar pada tahun 1930. Di tengah semua kesuraman ini, industri rekaman sekali lagi diselamatkan oleh nikel. Pemutar rekaman yang dioperasikan dengan koin, yang disebut jukebox (asal istilah ini tidak jelas), mulai muncul di ribuan bar dan lounge berekor yang muncul setelah pencabutan Larangan pada tahun 1933. Mulai tahun 1934, total rekor penjualan mulai naik tipis; pada 1939 penjualan meningkat lebih dari 500 persen. World War II and After
Industri rekaman tidak berjalan dengan baik selama perang. Pertama, pemerintah AS menyatakan shellac-bahan utama disk-vital untuk pertahanan nasional, dan persediaan yang tersedia untuk membuat catatan turun drastis. Kedua, Federasi Musisi Amerika, takut kehilangan pekerjaan karena musik kalengan, mogok. Pemogokan berlangsung dari 1942 hingga 1944, Tindakan ini menandai pengakuan formal terhadap sikap industri baru: Radio dapat membantu menjual catatan. Pada tahun 1948 Columbia memperkenalkan rekor bermain lama (LP) 33% -rpm. Disk baru dapat diputar selama 25 menit setiap sisi dan hampir tidak bisa dipecahkan. Dari 1947 hingga 1949, rekor penjualan turun 25 persen karena orang menunggu untuk melihat kecepatan mana yang akan menang. Pada tahun 1950 RCA kebobolan dan mulai mengeluarkan 33% catatan. Namun, Columbia hanya memenangkan sebagian kemenangan. 45 akan menjadi disk yang disukai untuk rekaman pop tunggal, dan 33% akan mendominasi penjualan album. 78 menjadi usang. Ada juga perubahan pemain rekaman. Set kesetiaan tinggi datang di pasar pada tahun 1954, diikuti 4 tahun kemudian oleh pemain rekaman stereofonik. Rekor penjualan lebih dari dua kali lipat selama periode ini. Popularitas televisi yang menjamur selama tahun 1950-an berdampak pada radio dan industri rekaman. Salah satu format radio paling populer yang muncul adalah Top 40, Munculnya rock and roll membantu format Top 40 baru menjadi populer dengan audiens muda.
• A The Coming of Rock and Roll Rock
berakar pada irama dan blues hitam, musik populer kulit putih komersial, country dan western, dan jazz. Pada Juli 1955, Bill Haley dan Komet pindah ke tempat nomor satu di tangga lagu dengan "Rock Around the Clock." Kurang dari setahun kemudian, pemain lain yang akan menikmati karier yang jauh lebih substansial datang ke tempat kejadian. "Heartbreak Hotel," direkam oleh Elvis Presley yang saat itu relatif tidak dikenal, akan tinggal di posisi nomor satu selama tujuh minggu berturut-turut. Bersama Elvis, rock and roll pertama kali mekar.Melalui Elvis, rock and roll mendapat pengakuan luas, jika tidak terhormat. Keberhasilan Presley mengilhami pemain lain dari tradisi negara-dan-barat. Jerry Lee Lewis menggabungkan boogie-woogie Mississippi dengan musik country untuk menghasilkan gaya mengemudi yang unik. Beberapa perintis musik rock datang dari musik rhythm-and-blues hitam tradisional. Dengan demikian, jalan terbuka untuk tanaman bintang yang sama sekali baru. Karena rock and roll berpotensi menghasilkan uang terlalu banyak untuk ditinggalkan, perusahaan rekaman memutuskan untuk membersihkan citra rock. Pada akhirnya, mereka dapat mengubah bentuk bisnis musik dan budaya populer Amerika.
• A Commercialization of Rock
Pada tahun 1959, melalui kombinasi peristiwa aneh, semua pelopor rock telah menghilang. Perusahaan-perusahaan rekaman mengakui bahwa amunisi besar uang dapat dibuat dari fenomena rock-and-roll jika itu adalah masalah citra. Pada tahun 1959, industri rekaman Bab 7) yang, setelah bertahun-tahun mendapatkan publisitas buruk dan kritik terhadap rock and roll sebagai penyebab sebagian besar penyakit masyarakat, mengancam keuntungan rock. Karena rock and roll berpotensi menghasilkan uang terlalu banyak untuk ditinggalkan, perusahaan rekaman memutuskan untuk membersihkan citra rock. Ketika tahun 1960-an dibuka, penampilan baru dalam rock ditandai oleh kelas menengah, putih, bersih, pemain yang sehat. Pada tahun 1963, bagaimanapun, musik berubah lagi. dipromosikan dengan benar.
• The British Invasion
Nama mereka diilhami oleh Buddy Holly dan Jangkrik, tetapi bukannya memilih "Beetles," yang secara entomologis benar). kelompok memutuskan untuk mengeja nama mereka "Beatles" (yang memasukkan kata beat) .Pada awal 1964 mereka mengambil Amerika Serikat oleh badai .D Secara musik, Beatles adalah segala sesuatu yang bukan rock and roll Amerika. Mereka inovatif, terutama dalam vokal harmoni, dan memperkenalkan harmonika sebagai instrumen rock.
• Pembuat keputusan, Berry Gordy Jr
Berry Gordy Jr adalah seorang ketua di salah satu bisnis yang dipegang oleh kalangan kulit hitam terbesar di Amerika. Usaha dalam bidang musik yang dibina Gordy, antara lain :
- Tahun 1957, gordy mulai memproduksi lagu untuk sejumlah artis kulit hitam
- Tahun 1959, gordy merilis single pertamanya dan dua tahun kemudian memiliki hit nomer 1 dengan marvelette yg berjudul ‘please Mr. Postman’
- Tahun 1960, perusahaan gordy memplopori suara metown yang merevolusi industri musik dengan menarik audiens kulit putih dan hitam.
- Tahun 1988, gordy dilantik ke rock & roll hall of fame bersama supremes, bob dylan, dan the beatles yang membuat luasnya keberhasilan industri musik termasuk didalam rock inggris.
• Transisi
- tahun 1960, terjadi perubahan didalam musik amerika
- Tahun 1968, sukses menggabungkan musik jazz, rock, maupun klasik.
- akhir 1960 & awal 1970, musik rock mulai keluar dari tradisi yang ada sebelumnya dan tidak patut dicontoh karena sudah mengandung unsur ketidaksopanan.
• Trend industri 1970-1990 (terkenalnya industri rekaman)
- tahun 1980, album thriller michael jackson & beberapa soundtrack film populer mengembalikan jati diri permusikan yang sempat mengalami penurunan.
- Tahun 1990, CD mulai menggantikan posisi kaset sebagai media pemutaran yang disukai.
• The contemporary sound recording industry
Bagian ini membahas perkembangan industri rekaman pada era modern, yang mana merupakan perkembangan terbesar dalam dekade terakhir adalah kemunculan alat pemutar suara yang dapat dibawa kemana-mana. Pada masa itu juga terjadi penurunan penjualan CD karena mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Selain itu, terjadi persaingan ketat di industri rekaman digital. Perkembangan industri rekaman mulai merambah ke unduhan digital, perkembangan yang terjadi pun begitu pesat. Dengan berkembangnya unduhan digital masalah baru pun timbul, dimana terjadi praktek file sharing secara illegal yang merugikan perusahaan.
• Sound recording in the digital age
Pada era digital, rekaman suara mulai meninggalkan teknik analognya yang kuno. Dimana teknik tersebut menuntut pelaku rekaman suara untuk melalui proses panjang mulai dari pengukiran alur-alur pada piringan vinil hingga penyusunan kembali pita magnetik. Pada kasus ini industri rekaman memproduksi dan mendistribusikan produk rekaman berupa kaset. Sedangkan pada era digital ini, industri rekaman mengalami perubahan dengan menyediakan musik sebagai informasi murni, angka biner, dll. Konsumen hanya perlu menyediakan hard drive atau CD kosong jika ingin memiliki musik kesukaan mereka.
• keuntungan industri merosot terus dari 2000 ke 2003. Sebagian besar ahli mengakui bahwa bagian dari penurunan ini adalah karena mengunduh musik gratis. Dengan hanya beberapa pengecualian, hampir semua orang di industri rekaman menganggap mengunduh lagu dari situs berbagi file seperti Vozaa dan eDonkey sebagai mencuri. Di sisi lain, dengan sedikit pengecualian, orang-orang yang mengunduh musik merasakan hal yang sebaliknya.
Ada 2 argumen yang dikemukakan. Yang pertama, orang membawa CD keluar supermarket tanpa membayar. Dan argumen kedua adalah orang yang mendownload lagu online tanpa membayar.
Dibawa ke ekstrem logisnya, argumen pertama menunjukkan bahwa mencuri saja dari perusahaan mana pun yang menurut Anda terlalu mahal untuk barang-barangnya merupakan perlakuan buruk terhadap para pekerjanya.
Argumen bahwa "informasi harus gratis" adalah argumen yang umum. Pada intinya adalah kepercayaan pada semacam hak atas informasi, bahwa entah bagaimana keberadaan Internet berarti kita memiliki hak untuk berbagi secara bebas karya-karya orang lain. Pertama, informasi tidak muncul begitu saja; seseorang harus membuatnya. Tampaknya lebih masuk akal untuk berpendapat bahwa individu yang menciptakan informasi (musik, film, atau video) harus menjadi orang yang memutuskan apakah itu gratis. Jika anggota grup musik berpikir bahwa paparan gratis di Internet akan membantu mereka mengenakan biaya lebih banyak untuk penampilan konser mereka, mereka harus dapat memposting musik mereka pada sistem berbagi file (Banyak grup telah melakukan ini.) Di lain pihak, jika suatu kelompok memutuskan bahwa ia ingin orang membayar untuk mendengarkan musiknya, ia seharusnya memiliki hak itu. Ini adalah gagasan di balik doktrin hukum kekayaan intelektual. Nah pada bagian ,Munculnya Ipod
Pada awal 2007 lebih dari 100 juta ipod telah laku terjual dan lebih dari satu miliar lagu telah diunduh di itunes. Dan lebih dari 200 aksesoris ipod dibeli. Ipod juga memiliki berbagi macam dampak budaya lainnya seperti outlet aux yang dapat disambungkan ke mobil kita dan dapat juga disambungkan atau dicolokan ke sound system dan menjadi dj instan. Dan ada juga ipod jacking, lalu ada juga yang namanya podcast dan disinilah awal mula podcast menjadi populer. Penurunan CD juga terjadi pada tahun 2000an.
Revolusi digital menyebabkan cd mulai tersingkirkan. Penjualan album cd perlahan menurun sejak tahun 2000. Penurunan yg lebih drastis pada tahun 2007 karena jumlah cd yg terjual turun 20 persen. Penurunan dikarenakan konsumen mulai tertarik mengunduh lagu dihandphone mereka selain mudah juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Nah bicara tentang produk baru, Industri rekaman mulai mengembangkan dan berkerja sama dengen industri telepon seluler. Orang-orang yg suka dengan nada dering dibuat lebih mudah lagi. Beberapa orang dapat mengunduj cuplikan lagu yg mereka inginkan. Dan pada tahun 2006 penjulan nada dering melebihi $600 juta.
• mobile music
Sony walkman adalah perangkat utama yang membawa serta musik mereka. Lalu ipod melanjutkan tradisi itu. Dengan itunes dan layanan serupa mp3 konsumen dapat mengunduh lagu ke komputer dan kemudian keperangkat seluler mereka.
• konten yang dihasilkan
Para pengguna baik industri rekaman menyadari bahwa konten yang mereka buat menjadi lebih penting. Industri rekaman yang bahkan merilis music video klip yang tidak terpakai ke youtube. Banyak juga artis yang memanfaatkan youtube sebagai peluang mereka untuk mendapatkan uang.
• Organisasi industri rekaman
Industri rekaman terdiri dari berbagai talenta kreatif dan perusahaan bisnis yang memproduksi dan mendiSstribusikan rekaman kepada konsumen. Bisnis industri Ini terbagi menjadi 4 segmen yaitu: bakat,produksi, distribusi, dan eceran
Talent
Talent segmen industri terdiri dari semua penyayi,musisi,pemulis lagu, dan penulis lirik yang berharap dapat menghasilkan uang dengan merekam dan menjual
Produksi
Jika suatu rekaman audio telah diselesaikan makan perusaha produksi akan membawa hasil tersebut ke studio rekaman dan rekaman tersebut akan memggunakan suara-suara yang rumit untuk mendapatkan suara yang tepat. Perusahaan juga memasok keahlian publisistas, periklanan, dan Penjualan. Stasiun radio juga berpengaruh dalam produksi dan promosi dalam sebuah industri rekaman, dan juga dalam video musik di TV Juga merupakan tanggung jawab pemerintah
Distribusi
Diastribusi terdapat 6 outlet utama untuk distribusi musik:
-penjualan laangsung, maksudnya Konsumen membeli produk dari perusahaan yang memproduksi barang tersebut.
-penjual produk ke toko, berspesialisasi dalam penjualan CD, kaset, dan produk-produk terkait.
-one-stop, cara penjualan ini yaitu pembelian perusahaan rekaman dan dijual kembali ke toko eceran.
-penjualan ke konseling langsung, penjualan ini sama dengan cara one-stop.
-penjualan online.
-download digital, mekanisme pemgunduhan digital relatif sederhana konsumem hanya perlu konsumen mengunjungi Salah satu situs yang menawarkan situs- Situs yang di ingin kan.
• Ritel Waktu tidak baik untuk toko kaset tradisional. Wherehouse Music mengajukan kebangkrutan pada tahun 2003 diikuti oleh Tower Records pada tahun 2004. Transworld Entertainment (TWE), yang beroperasi di hampir Tower akhirnya terlipat pada tahun 2006. Pada tahun 1992, menurut Recording yang dibeli di pemasar pedagang besar seperti Association of America, 25 persen dari semua CD dan kaset adalah toko yang rusak. Pada 2006 angka itu naik menjadi 65 persen. Selama periode yang sama persentase yang dijual di toko-toko ritel rekaman tradisional turun dari 53 menjadi kurang dari 30 persen. Beberapa pengecer sekarang menyediakan DVD, permainan video, majalah, dan peralatan elektronik serta kartu hadiah yang memungkinkan orang mengunduh dari iTunes dan sumber lainnya. Dalam akun di musik masih kurang dari setengah dari seluruh penjualan. Selain itu, beberapa pengecer elektronik, termasuk Kota Cuit dan Best Buy, telah memasuki bisnis pengunduhan musik.
• KEPEMILIKAN DALAM INDUSTRI REKAMAN
Industri rekaman adalah salah satu yang paling terkonsentrasi dari semua industri media. Seperti ditunjukkan pada Tabel 8-1, perusahaan besar mendominasi bisnis, terhitung lebih dari 85 persen pasar. Empat perusahaan yang mendominasi industri adalah (1) Universal Music Grup, yang dimiliki oleh konglomerat Prancis Vivendi; (2) Sony BMG, dibentuk pada tahun 2004 oleh merger antara divisi musik Sony dan konglomerat Jerman Bertelsmann; (3) EMI Group, dimiliki oleh kerajaan Warner tetapi sekarang dimiliki oleh kelompok investasi swasta. sebuah perusahaan Inggris; dan (4) Warner Music, sebelumnya bagian dari Waktu.
• MENGHASILKAN RECORDS
1. Artis dan Repertoar (A&R): Departemen ini berfungsi sebagai pencari bakat untuk industri.
2. Penjualan dan Distribusi: Sebagai produk nama dan kemudian memastikan kaset dan CD sampai ke toko di mana konsumen menyarankan, departemen ini menjual perusahaan membelinya.
3. Periklanan dan Merchandising: Divisi ini bertanggung jawab untuk merencanakan kampanye iklan media dan tampilan titik pembelian di outlet penjualan. Upaya departemen ini dikoordinasikan dengan upaya departemen promosi.
4. Promosi: Departemen ini membantu memasarkan dan mempromosikan artis-artis perusahaan. Meskipun mendapatkan lagu yang diputar dari proses promosi, strategi lain dalam acara TV hit (seperti Fray "How to Save a Life" di Grey's Anatomy) dapat secara signifikan meningkatkan penjualan.
5. Bisnis: Departemen ini mencakup pengacara, akuntan, peneliti pasar, analis keuangan, dan staf sekretaris dan klerikal. Fungsinya di industri rekaman sama seperti di bisnis atau industri lain mana pun.
6. Publisitas: Departemen ini berusaha untuk mendapatkan liputan pers untuk pemain baru dan rilis baru dan juga memiliki tugas untuk mendapatkan tindakan dan album baru ditinjau oleh publikasi berpengaruh seperti Rolling Stone dan Billboard.
7. Pengembangan Artis: Tugas departemen ini mencakup mengoordinasikan jadwal tur, memastikan pertunjukan tersebut memiliki pertunjukan konser yang diproduksi dengan baik, dan mengatur penampilan TV.
• MEMBUAT REKAMAN
Untuk pemain atau grup yang ingin memenangkan kontrak rekaman, pertama-tama mereka harus meyakinkan seseorang di perusahaan rekaman bahwa mereka memiliki suara yang akan dijual. Beberapa artis menghasilkan demo, disk yang menyediakan sampel suara mereka, memposting video di Internet, membombardir departemen A&R dengan email dan lampiran MP3 atau tautan ke situs Web musik. Upaya awal ini tidak harus tingkat profesional, tetapi mereka harus menyoroti kekuatan pemain atau kelompok. Jika semuanya berjalan lancar, pemain atau grup tersebut menandatangani kontrak untuk menghasilkan album atau mungkin hanya satu atau dua lagu. Munculnya rekaman multi-track telah mengubah proses pembuatan musik. Saat ini, bahkan anggota band tidak perlu merekam bersama. Para instrumentalis dapat datang satu per satu dan "meletakkan" trek mereka. Setelah sesi perekaman, langkah selanjutnya adalah mix down, pekerjaan yang secara teknis menuntut pencampuran beberapa track ke master stereo dua track. Dalam mix down setiap trek disamakan; gema, overdubbing, atau efek khusus lainnya ditambahkan; dan ayat-ayat tertentu dijadwalkan untuk rekaman ulang. Jika album sedang diproduksi, setiap lagu harus ditempatkan dengan tepat pada spektrum stereo. Mencampur kaset 16 trek atau 24 trek menjadi 2 trek bisa memakan waktu beberapa hari. Pekerjaan ini menjadi sedikit lebih mudah dalam beberapa tahun terakhir berkat papan pencampur yang terkomputerisasi. Setelah campuran selesai, master disimpan pada disk untuk kemungkinan pembuatan dan distribusi. Pada saat yang sama, departemen promosi diberi preview rilis baru, dan departemen periklanan dan publisitas memulai upaya mereka.
• EKONOMI PEREKAMAN SUARA
Pertama, kita akan memeriksa struktur ekonomi industri secara keseluruhan. Selanjutnya, kita akan menyelidiki naik turunnya keuangan dari kelompok musik khas yang berusaha untuk membuatnya dalam bisnis rekaman.
• Pertunjukan Rock: The Bottom Line
Sebagian besar orang yang membaca buku ini tidak akan menjadi bintang rock. Meskipun demikian, memeriksa pengaturan keuangan yang mengelilingi produksi musik populer berguna untuk semua pembaca karena dapat memberi tahu banyak tentang ekonomi bisnis. Ada banyak cerita tentang jumlah uang fantastis yang diperoleh bintang musik pop. Beberapa bintang menghasilkan banyak uang. (Kontrak R.E.M. terbaru dengan Time Warner adalah sebesar $ 80 juta.) Namun, yang lain tidak begitu beruntung. Artis atau grup baru akan menerima tarif royalti sekitar 9-12 persen dari harga eceran yang disarankan untuk sebuah CD atau kaset. Pemain yang benar-benar sukses mungkin mendapatkan 20 persen atau lebih. Tarif royalti pada unduhan mencapai sekitar persen. Untuk kesederhanaan, katakanlah kelompok hipotetis yang terdiri dari empat pemain mendapatkan tingkat royalti 15 persen untuk CD dan penjualan album digital dan 11 persen untuk unduhan. Mereka juga mendapat uang muka $ 1 juta dari perusahaan rekaman mereka (sama sekali tidak realistis untuk grup baru, tetapi ini adalah skenario kasus terbaik). Mereka menghabiskan setengah dari uang muka untuk merekam album, menyisakan $ 500.000. Mereka harus membayar $ 100.000 kepada manajer mereka dan $ 25.000 untuk manajer bisnis dan pengacara mereka. Setelah $ 170.000 dalam bentuk pajak, grup memiliki $ 180.000 untuk membagi empat cara, atau $ 45.000 per orang. Dan grup harus menjalani itu selama setahun sebelum album dirilis. Sekali lagi, mari kita ambil skenario kasus terbaik dan katakan CD terjual 500.000 kopi, album digital diunduh 200.000 kali, dan ada satu juta unduhan trek tunggal dari album. Kelompok ini akan mendapatkan sekitar $ 1 juta dari penjualan CD $ 300.000 dari unduhan album digital, dan $ 100.000 dari unduhan single-track. Perusahaan rekaman menghabiskan $ 100.000 untuk membuat video musik. Kontrak tipikal akan membebankan setengah dari itu kepada band. Apa yang tersisa setelah sekitar satu tahun kerja dan semua akuntansi ini? Tidak lebih dari $ 150.000, dibagi empat cara, atau $ 37.500 masing-masing sebelum pajak. Namun, sebagian besar seniman tidak melihat banyak uang sampai mereka mendapatkan beberapa hit berturut-turut. Dan bahkan keberuntungan semacam itu bukanlah jaminan kekayaan. Kelompok TLC, misalnya, menyatakan bangkrut setelah menjual $ 175 juta dalam bentuk CD. Yang benar adalah bahwa relatif sedikit tindakan yang dapat memerintahkan sejumlah besar uang. Kekayaan dalam industri musik terbagi secara tidak proporsional, dengan sejumlah kecil karya seni di bagian atas menghasilkan sebagian besar uang. Menurut RIAA, dari sekitar 27.000 rekaman baru yang dirilis setiap tahun, hanya 10 persen yang menguntungkan.
• Feedback untuk rekaman suara
Billboard charts
setiap minggu disk jockeys , direktur program, dan eksekutif perusahaan rekaman mengamati grafik papan reklame, feedback adalah yang terpenting dalam industri rekaman suara.
secara umum, bagan billboard didasarkan pada dua komponen yaitu eksposur dan penjualan.
Stasiun radio mengandalkan grafik billboard untuk menentukan lagu apa yang harus mereka mainkan. Jadi, rekaman suara juga berfungsi sebagai feedback untuk radio. Timbal balik ini adalah contoh dari hubungan simbiosis antara media
Informasi mengenai audiens untuk rekaman suara, adalah sesuatu yang sulit untuk diungkapkan, salah satu alasannya karena industri rekaman didukung oleh pembelian audiens bukan dari iklan. Ini berarti bahwa perusahaan rekaman berkonsentrasi pada pengumpulan angka penjualan keseluruhan dan informasi demografis. beberapa perusahaan rekaman telah mensponsori penelitian pasar untuk mencari tahu lebih banyak tentang audiens mereka, tetapi hasil dari studi ini biasanya tidak tersedia untuk masyarakat umum.
• industri rekaman
posisi entry-level
prospek pekerjaan untuk industri rekaman beberapa tahun ke depan tidak menjanjikan. Namun demikian, ada beberapa jalur karier yang berbeda bagi mereka yang mau mentolerir sedikit ketidakpastian di masa depan yaitu teknik, kreatifitas dan bisnis.
• Pada awalnya RIA (Recording Instute of America) yang menawarkan alat rekaman (multitrack) dan produksi suara.
untuk menuju manajemen atau departemen rekaman yang indepen atau berdiri sendiri, harus melalui produksi atau penjualan maupun industri. tidak pula hanya itu, harus melewati pengalaman tentang media rekaman menjadi faktor yang paling penting, contohnya di mulai dengan hal kecil melalu universitas yang rela menyediakan studio rekaman. Sebuah manajemen atau departemen rekaman ini dapat menjadi produksi penjualan ataupun bisnis, untuk memulai produksi penjualan atau bisnis rekaman ini dapat dibantu dengan latar belakang yang berupa administrasi dan media massa. Industri rekaman memiliki tahap yang awal menjadi insinyur rekaman sampai dengan produsen rekaman dengan dibutuhkannya pengetahuan yang bagus tentang apa yang akan di produksi. Adapula produser eksekutif yaitu bisnis rekaman analog (satu arah) di media seperti film atau tv. Media ini berupa media rekaman yang memiliki daya tarik yang tinggi dari masa ke masa, media ini dapat membuat tempat atau wadah untuk memusatkan perhatian dari orang-orang, dan tingkat produksi penjualan pun yang tinggi memudahkan untuk membentuk departemen rekaman label sendiri dengan label yang sudah mapan.
Pada chapter 8 dibahas tentang teknologi awal salah satunya penemuan fonograf oleh Thomas Edison. Dari penemuan mesin tersebut terjadi perkembangan teknologi pada bidang sound recording. Pada 1887-1890 mulai banyak pesaing-pesaing yang muncul dalam dunia sound recording. Emile Berliner dan Jesse Lippincott adalah beberapa diantaranya.
Pada bagian ini membahas tentang dua dekade yang mencakup pergantian abad ke-20 sebagai masa persaingan bisnis yang intens di dunia sound recording yang dilakoni oleh dua perusahaan besar yaitu Columbia Phonograph dan Edison’s North American Phonograph Company. Di kemudian hari muncul perusahaan baru bernama Victor Talking Machine yang sukses menguasai pasar berkat pemasaran yang agresif. Pada 1919 industri rekaman memasuki masa booming pada ledakan itu berlanjut sampai setelah perang dunia pertama. Namun masa-masa tersebut tidak berlangsung lama. Nah kalau dampak radio pada industri rekaman
Pada bagian ini dibahas tentang radio yang mendapatkan popularitas yang mempengaruhi industri rekaman pada 1920-an. Pada masa itu (1920-an) banyak hal terjadi pada perkembangan industri rekaman, dimana pada saat itu industri rekaman mengalami penurunan pendapatan karena popularitas radio. Selain itu kualitas rekaman suara meningkat pesat karena perusahaan rekaman secara diam-diam melakukan rekaman elektronik yang menggunakan teknologi yang dipinjam dari saingan mereka yaitu radio.
Dan pada bagian ini, depression pada 1930-an menghasilkan pukulan ekonomi yang parah pada rekaman suara. Perusahaan manufaktur rekaman Thomas Edison gulung tikar pada tahun 1930. Di tengah semua kesuraman ini, industri rekaman sekali lagi diselamatkan oleh nikel. Pemutar rekaman yang dioperasikan dengan koin, yang disebut jukebox (asal istilah ini tidak jelas), mulai muncul di ribuan bar dan lounge berekor yang muncul setelah pencabutan Larangan pada tahun 1933. Mulai tahun 1934, total rekor penjualan mulai naik tipis; pada 1939 penjualan meningkat lebih dari 500 persen. World War II and After
Industri rekaman tidak berjalan dengan baik selama perang. Pertama, pemerintah AS menyatakan shellac-bahan utama disk-vital untuk pertahanan nasional, dan persediaan yang tersedia untuk membuat catatan turun drastis. Kedua, Federasi Musisi Amerika, takut kehilangan pekerjaan karena musik kalengan, mogok. Pemogokan berlangsung dari 1942 hingga 1944, Tindakan ini menandai pengakuan formal terhadap sikap industri baru: Radio dapat membantu menjual catatan. Pada tahun 1948 Columbia memperkenalkan rekor bermain lama (LP) 33% -rpm. Disk baru dapat diputar selama 25 menit setiap sisi dan hampir tidak bisa dipecahkan. Dari 1947 hingga 1949, rekor penjualan turun 25 persen karena orang menunggu untuk melihat kecepatan mana yang akan menang. Pada tahun 1950 RCA kebobolan dan mulai mengeluarkan 33% catatan. Namun, Columbia hanya memenangkan sebagian kemenangan. 45 akan menjadi disk yang disukai untuk rekaman pop tunggal, dan 33% akan mendominasi penjualan album. 78 menjadi usang. Ada juga perubahan pemain rekaman. Set kesetiaan tinggi datang di pasar pada tahun 1954, diikuti 4 tahun kemudian oleh pemain rekaman stereofonik. Rekor penjualan lebih dari dua kali lipat selama periode ini. Popularitas televisi yang menjamur selama tahun 1950-an berdampak pada radio dan industri rekaman. Salah satu format radio paling populer yang muncul adalah Top 40, Munculnya rock and roll membantu format Top 40 baru menjadi populer dengan audiens muda.
• A The Coming of Rock and Roll Rock
berakar pada irama dan blues hitam, musik populer kulit putih komersial, country dan western, dan jazz. Pada Juli 1955, Bill Haley dan Komet pindah ke tempat nomor satu di tangga lagu dengan "Rock Around the Clock." Kurang dari setahun kemudian, pemain lain yang akan menikmati karier yang jauh lebih substansial datang ke tempat kejadian. "Heartbreak Hotel," direkam oleh Elvis Presley yang saat itu relatif tidak dikenal, akan tinggal di posisi nomor satu selama tujuh minggu berturut-turut. Bersama Elvis, rock and roll pertama kali mekar.Melalui Elvis, rock and roll mendapat pengakuan luas, jika tidak terhormat. Keberhasilan Presley mengilhami pemain lain dari tradisi negara-dan-barat. Jerry Lee Lewis menggabungkan boogie-woogie Mississippi dengan musik country untuk menghasilkan gaya mengemudi yang unik. Beberapa perintis musik rock datang dari musik rhythm-and-blues hitam tradisional. Dengan demikian, jalan terbuka untuk tanaman bintang yang sama sekali baru. Karena rock and roll berpotensi menghasilkan uang terlalu banyak untuk ditinggalkan, perusahaan rekaman memutuskan untuk membersihkan citra rock. Pada akhirnya, mereka dapat mengubah bentuk bisnis musik dan budaya populer Amerika.
• A Commercialization of Rock
Pada tahun 1959, melalui kombinasi peristiwa aneh, semua pelopor rock telah menghilang. Perusahaan-perusahaan rekaman mengakui bahwa amunisi besar uang dapat dibuat dari fenomena rock-and-roll jika itu adalah masalah citra. Pada tahun 1959, industri rekaman Bab 7) yang, setelah bertahun-tahun mendapatkan publisitas buruk dan kritik terhadap rock and roll sebagai penyebab sebagian besar penyakit masyarakat, mengancam keuntungan rock. Karena rock and roll berpotensi menghasilkan uang terlalu banyak untuk ditinggalkan, perusahaan rekaman memutuskan untuk membersihkan citra rock. Ketika tahun 1960-an dibuka, penampilan baru dalam rock ditandai oleh kelas menengah, putih, bersih, pemain yang sehat. Pada tahun 1963, bagaimanapun, musik berubah lagi. dipromosikan dengan benar.
• The British Invasion
Nama mereka diilhami oleh Buddy Holly dan Jangkrik, tetapi bukannya memilih "Beetles," yang secara entomologis benar). kelompok memutuskan untuk mengeja nama mereka "Beatles" (yang memasukkan kata beat) .Pada awal 1964 mereka mengambil Amerika Serikat oleh badai .D Secara musik, Beatles adalah segala sesuatu yang bukan rock and roll Amerika. Mereka inovatif, terutama dalam vokal harmoni, dan memperkenalkan harmonika sebagai instrumen rock.
• Pembuat keputusan, Berry Gordy Jr
Berry Gordy Jr adalah seorang ketua di salah satu bisnis yang dipegang oleh kalangan kulit hitam terbesar di Amerika. Usaha dalam bidang musik yang dibina Gordy, antara lain :
- Tahun 1957, gordy mulai memproduksi lagu untuk sejumlah artis kulit hitam
- Tahun 1959, gordy merilis single pertamanya dan dua tahun kemudian memiliki hit nomer 1 dengan marvelette yg berjudul ‘please Mr. Postman’
- Tahun 1960, perusahaan gordy memplopori suara metown yang merevolusi industri musik dengan menarik audiens kulit putih dan hitam.
- Tahun 1988, gordy dilantik ke rock & roll hall of fame bersama supremes, bob dylan, dan the beatles yang membuat luasnya keberhasilan industri musik termasuk didalam rock inggris.
• Transisi
- tahun 1960, terjadi perubahan didalam musik amerika
- Tahun 1968, sukses menggabungkan musik jazz, rock, maupun klasik.
- akhir 1960 & awal 1970, musik rock mulai keluar dari tradisi yang ada sebelumnya dan tidak patut dicontoh karena sudah mengandung unsur ketidaksopanan.
• Trend industri 1970-1990 (terkenalnya industri rekaman)
- tahun 1980, album thriller michael jackson & beberapa soundtrack film populer mengembalikan jati diri permusikan yang sempat mengalami penurunan.
- Tahun 1990, CD mulai menggantikan posisi kaset sebagai media pemutaran yang disukai.
• The contemporary sound recording industry
Bagian ini membahas perkembangan industri rekaman pada era modern, yang mana merupakan perkembangan terbesar dalam dekade terakhir adalah kemunculan alat pemutar suara yang dapat dibawa kemana-mana. Pada masa itu juga terjadi penurunan penjualan CD karena mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Selain itu, terjadi persaingan ketat di industri rekaman digital. Perkembangan industri rekaman mulai merambah ke unduhan digital, perkembangan yang terjadi pun begitu pesat. Dengan berkembangnya unduhan digital masalah baru pun timbul, dimana terjadi praktek file sharing secara illegal yang merugikan perusahaan.
• Sound recording in the digital age
Pada era digital, rekaman suara mulai meninggalkan teknik analognya yang kuno. Dimana teknik tersebut menuntut pelaku rekaman suara untuk melalui proses panjang mulai dari pengukiran alur-alur pada piringan vinil hingga penyusunan kembali pita magnetik. Pada kasus ini industri rekaman memproduksi dan mendistribusikan produk rekaman berupa kaset. Sedangkan pada era digital ini, industri rekaman mengalami perubahan dengan menyediakan musik sebagai informasi murni, angka biner, dll. Konsumen hanya perlu menyediakan hard drive atau CD kosong jika ingin memiliki musik kesukaan mereka.
• keuntungan industri merosot terus dari 2000 ke 2003. Sebagian besar ahli mengakui bahwa bagian dari penurunan ini adalah karena mengunduh musik gratis. Dengan hanya beberapa pengecualian, hampir semua orang di industri rekaman menganggap mengunduh lagu dari situs berbagi file seperti Vozaa dan eDonkey sebagai mencuri. Di sisi lain, dengan sedikit pengecualian, orang-orang yang mengunduh musik merasakan hal yang sebaliknya.
Ada 2 argumen yang dikemukakan. Yang pertama, orang membawa CD keluar supermarket tanpa membayar. Dan argumen kedua adalah orang yang mendownload lagu online tanpa membayar.
Dibawa ke ekstrem logisnya, argumen pertama menunjukkan bahwa mencuri saja dari perusahaan mana pun yang menurut Anda terlalu mahal untuk barang-barangnya merupakan perlakuan buruk terhadap para pekerjanya.
Argumen bahwa "informasi harus gratis" adalah argumen yang umum. Pada intinya adalah kepercayaan pada semacam hak atas informasi, bahwa entah bagaimana keberadaan Internet berarti kita memiliki hak untuk berbagi secara bebas karya-karya orang lain. Pertama, informasi tidak muncul begitu saja; seseorang harus membuatnya. Tampaknya lebih masuk akal untuk berpendapat bahwa individu yang menciptakan informasi (musik, film, atau video) harus menjadi orang yang memutuskan apakah itu gratis. Jika anggota grup musik berpikir bahwa paparan gratis di Internet akan membantu mereka mengenakan biaya lebih banyak untuk penampilan konser mereka, mereka harus dapat memposting musik mereka pada sistem berbagi file (Banyak grup telah melakukan ini.) Di lain pihak, jika suatu kelompok memutuskan bahwa ia ingin orang membayar untuk mendengarkan musiknya, ia seharusnya memiliki hak itu. Ini adalah gagasan di balik doktrin hukum kekayaan intelektual. Nah pada bagian ,Munculnya Ipod
Pada awal 2007 lebih dari 100 juta ipod telah laku terjual dan lebih dari satu miliar lagu telah diunduh di itunes. Dan lebih dari 200 aksesoris ipod dibeli. Ipod juga memiliki berbagi macam dampak budaya lainnya seperti outlet aux yang dapat disambungkan ke mobil kita dan dapat juga disambungkan atau dicolokan ke sound system dan menjadi dj instan. Dan ada juga ipod jacking, lalu ada juga yang namanya podcast dan disinilah awal mula podcast menjadi populer. Penurunan CD juga terjadi pada tahun 2000an.
Revolusi digital menyebabkan cd mulai tersingkirkan. Penjualan album cd perlahan menurun sejak tahun 2000. Penurunan yg lebih drastis pada tahun 2007 karena jumlah cd yg terjual turun 20 persen. Penurunan dikarenakan konsumen mulai tertarik mengunduh lagu dihandphone mereka selain mudah juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Nah bicara tentang produk baru, Industri rekaman mulai mengembangkan dan berkerja sama dengen industri telepon seluler. Orang-orang yg suka dengan nada dering dibuat lebih mudah lagi. Beberapa orang dapat mengunduj cuplikan lagu yg mereka inginkan. Dan pada tahun 2006 penjulan nada dering melebihi $600 juta.
• mobile music
Sony walkman adalah perangkat utama yang membawa serta musik mereka. Lalu ipod melanjutkan tradisi itu. Dengan itunes dan layanan serupa mp3 konsumen dapat mengunduh lagu ke komputer dan kemudian keperangkat seluler mereka.
• konten yang dihasilkan
Para pengguna baik industri rekaman menyadari bahwa konten yang mereka buat menjadi lebih penting. Industri rekaman yang bahkan merilis music video klip yang tidak terpakai ke youtube. Banyak juga artis yang memanfaatkan youtube sebagai peluang mereka untuk mendapatkan uang.
• Organisasi industri rekaman
Industri rekaman terdiri dari berbagai talenta kreatif dan perusahaan bisnis yang memproduksi dan mendiSstribusikan rekaman kepada konsumen. Bisnis industri Ini terbagi menjadi 4 segmen yaitu: bakat,produksi, distribusi, dan eceran
Talent
Talent segmen industri terdiri dari semua penyayi,musisi,pemulis lagu, dan penulis lirik yang berharap dapat menghasilkan uang dengan merekam dan menjual
Produksi
Jika suatu rekaman audio telah diselesaikan makan perusaha produksi akan membawa hasil tersebut ke studio rekaman dan rekaman tersebut akan memggunakan suara-suara yang rumit untuk mendapatkan suara yang tepat. Perusahaan juga memasok keahlian publisistas, periklanan, dan Penjualan. Stasiun radio juga berpengaruh dalam produksi dan promosi dalam sebuah industri rekaman, dan juga dalam video musik di TV Juga merupakan tanggung jawab pemerintah
Distribusi
Diastribusi terdapat 6 outlet utama untuk distribusi musik:
-penjualan laangsung, maksudnya Konsumen membeli produk dari perusahaan yang memproduksi barang tersebut.
-penjual produk ke toko, berspesialisasi dalam penjualan CD, kaset, dan produk-produk terkait.
-one-stop, cara penjualan ini yaitu pembelian perusahaan rekaman dan dijual kembali ke toko eceran.
-penjualan ke konseling langsung, penjualan ini sama dengan cara one-stop.
-penjualan online.
-download digital, mekanisme pemgunduhan digital relatif sederhana konsumem hanya perlu konsumen mengunjungi Salah satu situs yang menawarkan situs- Situs yang di ingin kan.
• Ritel Waktu tidak baik untuk toko kaset tradisional. Wherehouse Music mengajukan kebangkrutan pada tahun 2003 diikuti oleh Tower Records pada tahun 2004. Transworld Entertainment (TWE), yang beroperasi di hampir Tower akhirnya terlipat pada tahun 2006. Pada tahun 1992, menurut Recording yang dibeli di pemasar pedagang besar seperti Association of America, 25 persen dari semua CD dan kaset adalah toko yang rusak. Pada 2006 angka itu naik menjadi 65 persen. Selama periode yang sama persentase yang dijual di toko-toko ritel rekaman tradisional turun dari 53 menjadi kurang dari 30 persen. Beberapa pengecer sekarang menyediakan DVD, permainan video, majalah, dan peralatan elektronik serta kartu hadiah yang memungkinkan orang mengunduh dari iTunes dan sumber lainnya. Dalam akun di musik masih kurang dari setengah dari seluruh penjualan. Selain itu, beberapa pengecer elektronik, termasuk Kota Cuit dan Best Buy, telah memasuki bisnis pengunduhan musik.
• KEPEMILIKAN DALAM INDUSTRI REKAMAN
Industri rekaman adalah salah satu yang paling terkonsentrasi dari semua industri media. Seperti ditunjukkan pada Tabel 8-1, perusahaan besar mendominasi bisnis, terhitung lebih dari 85 persen pasar. Empat perusahaan yang mendominasi industri adalah (1) Universal Music Grup, yang dimiliki oleh konglomerat Prancis Vivendi; (2) Sony BMG, dibentuk pada tahun 2004 oleh merger antara divisi musik Sony dan konglomerat Jerman Bertelsmann; (3) EMI Group, dimiliki oleh kerajaan Warner tetapi sekarang dimiliki oleh kelompok investasi swasta. sebuah perusahaan Inggris; dan (4) Warner Music, sebelumnya bagian dari Waktu.
• MENGHASILKAN RECORDS
1. Artis dan Repertoar (A&R): Departemen ini berfungsi sebagai pencari bakat untuk industri.
2. Penjualan dan Distribusi: Sebagai produk nama dan kemudian memastikan kaset dan CD sampai ke toko di mana konsumen menyarankan, departemen ini menjual perusahaan membelinya.
3. Periklanan dan Merchandising: Divisi ini bertanggung jawab untuk merencanakan kampanye iklan media dan tampilan titik pembelian di outlet penjualan. Upaya departemen ini dikoordinasikan dengan upaya departemen promosi.
4. Promosi: Departemen ini membantu memasarkan dan mempromosikan artis-artis perusahaan. Meskipun mendapatkan lagu yang diputar dari proses promosi, strategi lain dalam acara TV hit (seperti Fray "How to Save a Life" di Grey's Anatomy) dapat secara signifikan meningkatkan penjualan.
5. Bisnis: Departemen ini mencakup pengacara, akuntan, peneliti pasar, analis keuangan, dan staf sekretaris dan klerikal. Fungsinya di industri rekaman sama seperti di bisnis atau industri lain mana pun.
6. Publisitas: Departemen ini berusaha untuk mendapatkan liputan pers untuk pemain baru dan rilis baru dan juga memiliki tugas untuk mendapatkan tindakan dan album baru ditinjau oleh publikasi berpengaruh seperti Rolling Stone dan Billboard.
7. Pengembangan Artis: Tugas departemen ini mencakup mengoordinasikan jadwal tur, memastikan pertunjukan tersebut memiliki pertunjukan konser yang diproduksi dengan baik, dan mengatur penampilan TV.
• MEMBUAT REKAMAN
Untuk pemain atau grup yang ingin memenangkan kontrak rekaman, pertama-tama mereka harus meyakinkan seseorang di perusahaan rekaman bahwa mereka memiliki suara yang akan dijual. Beberapa artis menghasilkan demo, disk yang menyediakan sampel suara mereka, memposting video di Internet, membombardir departemen A&R dengan email dan lampiran MP3 atau tautan ke situs Web musik. Upaya awal ini tidak harus tingkat profesional, tetapi mereka harus menyoroti kekuatan pemain atau kelompok. Jika semuanya berjalan lancar, pemain atau grup tersebut menandatangani kontrak untuk menghasilkan album atau mungkin hanya satu atau dua lagu. Munculnya rekaman multi-track telah mengubah proses pembuatan musik. Saat ini, bahkan anggota band tidak perlu merekam bersama. Para instrumentalis dapat datang satu per satu dan "meletakkan" trek mereka. Setelah sesi perekaman, langkah selanjutnya adalah mix down, pekerjaan yang secara teknis menuntut pencampuran beberapa track ke master stereo dua track. Dalam mix down setiap trek disamakan; gema, overdubbing, atau efek khusus lainnya ditambahkan; dan ayat-ayat tertentu dijadwalkan untuk rekaman ulang. Jika album sedang diproduksi, setiap lagu harus ditempatkan dengan tepat pada spektrum stereo. Mencampur kaset 16 trek atau 24 trek menjadi 2 trek bisa memakan waktu beberapa hari. Pekerjaan ini menjadi sedikit lebih mudah dalam beberapa tahun terakhir berkat papan pencampur yang terkomputerisasi. Setelah campuran selesai, master disimpan pada disk untuk kemungkinan pembuatan dan distribusi. Pada saat yang sama, departemen promosi diberi preview rilis baru, dan departemen periklanan dan publisitas memulai upaya mereka.
• EKONOMI PEREKAMAN SUARA
Pertama, kita akan memeriksa struktur ekonomi industri secara keseluruhan. Selanjutnya, kita akan menyelidiki naik turunnya keuangan dari kelompok musik khas yang berusaha untuk membuatnya dalam bisnis rekaman.
• Pertunjukan Rock: The Bottom Line
Sebagian besar orang yang membaca buku ini tidak akan menjadi bintang rock. Meskipun demikian, memeriksa pengaturan keuangan yang mengelilingi produksi musik populer berguna untuk semua pembaca karena dapat memberi tahu banyak tentang ekonomi bisnis. Ada banyak cerita tentang jumlah uang fantastis yang diperoleh bintang musik pop. Beberapa bintang menghasilkan banyak uang. (Kontrak R.E.M. terbaru dengan Time Warner adalah sebesar $ 80 juta.) Namun, yang lain tidak begitu beruntung. Artis atau grup baru akan menerima tarif royalti sekitar 9-12 persen dari harga eceran yang disarankan untuk sebuah CD atau kaset. Pemain yang benar-benar sukses mungkin mendapatkan 20 persen atau lebih. Tarif royalti pada unduhan mencapai sekitar persen. Untuk kesederhanaan, katakanlah kelompok hipotetis yang terdiri dari empat pemain mendapatkan tingkat royalti 15 persen untuk CD dan penjualan album digital dan 11 persen untuk unduhan. Mereka juga mendapat uang muka $ 1 juta dari perusahaan rekaman mereka (sama sekali tidak realistis untuk grup baru, tetapi ini adalah skenario kasus terbaik). Mereka menghabiskan setengah dari uang muka untuk merekam album, menyisakan $ 500.000. Mereka harus membayar $ 100.000 kepada manajer mereka dan $ 25.000 untuk manajer bisnis dan pengacara mereka. Setelah $ 170.000 dalam bentuk pajak, grup memiliki $ 180.000 untuk membagi empat cara, atau $ 45.000 per orang. Dan grup harus menjalani itu selama setahun sebelum album dirilis. Sekali lagi, mari kita ambil skenario kasus terbaik dan katakan CD terjual 500.000 kopi, album digital diunduh 200.000 kali, dan ada satu juta unduhan trek tunggal dari album. Kelompok ini akan mendapatkan sekitar $ 1 juta dari penjualan CD $ 300.000 dari unduhan album digital, dan $ 100.000 dari unduhan single-track. Perusahaan rekaman menghabiskan $ 100.000 untuk membuat video musik. Kontrak tipikal akan membebankan setengah dari itu kepada band. Apa yang tersisa setelah sekitar satu tahun kerja dan semua akuntansi ini? Tidak lebih dari $ 150.000, dibagi empat cara, atau $ 37.500 masing-masing sebelum pajak. Namun, sebagian besar seniman tidak melihat banyak uang sampai mereka mendapatkan beberapa hit berturut-turut. Dan bahkan keberuntungan semacam itu bukanlah jaminan kekayaan. Kelompok TLC, misalnya, menyatakan bangkrut setelah menjual $ 175 juta dalam bentuk CD. Yang benar adalah bahwa relatif sedikit tindakan yang dapat memerintahkan sejumlah besar uang. Kekayaan dalam industri musik terbagi secara tidak proporsional, dengan sejumlah kecil karya seni di bagian atas menghasilkan sebagian besar uang. Menurut RIAA, dari sekitar 27.000 rekaman baru yang dirilis setiap tahun, hanya 10 persen yang menguntungkan.
• Feedback untuk rekaman suara
Billboard charts
setiap minggu disk jockeys , direktur program, dan eksekutif perusahaan rekaman mengamati grafik papan reklame, feedback adalah yang terpenting dalam industri rekaman suara.
secara umum, bagan billboard didasarkan pada dua komponen yaitu eksposur dan penjualan.
Stasiun radio mengandalkan grafik billboard untuk menentukan lagu apa yang harus mereka mainkan. Jadi, rekaman suara juga berfungsi sebagai feedback untuk radio. Timbal balik ini adalah contoh dari hubungan simbiosis antara media
Informasi mengenai audiens untuk rekaman suara, adalah sesuatu yang sulit untuk diungkapkan, salah satu alasannya karena industri rekaman didukung oleh pembelian audiens bukan dari iklan. Ini berarti bahwa perusahaan rekaman berkonsentrasi pada pengumpulan angka penjualan keseluruhan dan informasi demografis. beberapa perusahaan rekaman telah mensponsori penelitian pasar untuk mencari tahu lebih banyak tentang audiens mereka, tetapi hasil dari studi ini biasanya tidak tersedia untuk masyarakat umum.
• industri rekaman
posisi entry-level
prospek pekerjaan untuk industri rekaman beberapa tahun ke depan tidak menjanjikan. Namun demikian, ada beberapa jalur karier yang berbeda bagi mereka yang mau mentolerir sedikit ketidakpastian di masa depan yaitu teknik, kreatifitas dan bisnis.
• Pada awalnya RIA (Recording Instute of America) yang menawarkan alat rekaman (multitrack) dan produksi suara.
untuk menuju manajemen atau departemen rekaman yang indepen atau berdiri sendiri, harus melalui produksi atau penjualan maupun industri. tidak pula hanya itu, harus melewati pengalaman tentang media rekaman menjadi faktor yang paling penting, contohnya di mulai dengan hal kecil melalu universitas yang rela menyediakan studio rekaman. Sebuah manajemen atau departemen rekaman ini dapat menjadi produksi penjualan ataupun bisnis, untuk memulai produksi penjualan atau bisnis rekaman ini dapat dibantu dengan latar belakang yang berupa administrasi dan media massa. Industri rekaman memiliki tahap yang awal menjadi insinyur rekaman sampai dengan produsen rekaman dengan dibutuhkannya pengetahuan yang bagus tentang apa yang akan di produksi. Adapula produser eksekutif yaitu bisnis rekaman analog (satu arah) di media seperti film atau tv. Media ini berupa media rekaman yang memiliki daya tarik yang tinggi dari masa ke masa, media ini dapat membuat tempat atau wadah untuk memusatkan perhatian dari orang-orang, dan tingkat produksi penjualan pun yang tinggi memudahkan untuk membentuk departemen rekaman label sendiri dengan label yang sudah mapan.
Comments
Post a Comment